MACAM-MACAM PENIPUAN MELALUI INTERNET

Indonesia merupakan negara dengan pengguna internet yang cukup besar. Meski secara prosentase kalah dibandingkan negara-negara Asia bahkan Asean, tapi dari segi jumlah tetap saja besar. Ditambah lagi dengan banyaknya perangkat (gadget) murah yang banyak dijual di Indonesia, menjadikan berinternet bukanlah sesuatu barang yang mewah lagi. Cukup menggunakan paket internet murah, wuzzz… semua orang sekarang bisa berinternet ria.

Hal ini memberikan dampak yang tidak saja positif tapi juga negatif. Melalui internet kita bisa melihat dan membaca serta mempelajari segala hal dalam segi kebaikan dan ilmu pengetahuan, namun banyak juga hal-hal yang tidak baik yang bisa kita temukan, misalnya pornografi, perilaku konsumtif, radikal, dan penipuan.

Kali ini saya ingin membahas mengenai penipuan di Internet.

Banyak orang awam yang baru ‘melek’ internet, menganggap segala sesuatu yang berasal dari internet adalah hal yang benar. Mereka menganggap karena berasal dari teknologi yang canggih, maka apa yang disampaikan pasti akan selalu benar, padahal kita semua mengetahui bahwa internet adalah sebuah dunia bebas, dimana semua orang bisa dengan mudah dan murah, meng-upload apa-apa yang ada dipikirannya, baik dengan niat baik ataupun niat buruk, termasuk penipuan di atas tadi. Hal inilah yang banyak membuat banyak masyarakat yang tertipu. Selain itu memang para penipu ini sekarang semakin canggih, dan tega untuk mengelabui korban-korbannya dengan berbagai tipu muslihat yang mereka temukan dan inovasikan setiap hari.

Dapat saya sampaikan beberapa diantaranya adalah :

  1. Penipuan dengan modus undian berhadiah;

Beberapa kali saya mendapatkan modus penipuan seperti ini. Caranya adalah, mereka mengirimkan SMS yang menyatakan bahwa kita memenangkan suatu undian dari produk terkenal tertentu. Untuk mengelabui calon korbannya, si pengirim SMS pun memberikan alamat website untuk kita agar bisa mengecek kebenaran tersebut. Tapi alamat website yang mereka gunakan bukan alamat yang umum dan resmi. Mereka pasti menggunakan website-website dengan hosting dan domain gratisan, misalnya www.telkom.webs.com, www.bca-bank.cu.cc, semacam itu. Padahal, kalau website asli harusnya www.telkom.com atau www.telkom.co.id – domain dengan code id negara lebih meyakinkan karena untuk pendaftarannya harus menggunakan data badan usaha resmi -. Domain dan hosting yang mereka gunakan hanyalah website dan hosting gratisan, sehingga mereka bisa menggunakannya seenaknya.

Dalam website itu, dengan sangat kreatif, si penipu membuat tampilan yang mirip dengan website asli, dengan logo-logonya, dan dicantumkanlah nama kita disitu sebagai pemenang undian. Setalah itu kita diminta untuk menghubungi ke nomer yang tertera, dan selanjutanya kita pasti akan diminta untuk mentransfer uang dan ujung-ujungnya penipuan. Untuk itu, apabila Anda mendapatkan sms, dan pengumuman undian melalui website, harus hati-hati, dan selidiki dulu kebenarannya sebelum Anda menjadi mangsa mereka. Ingat, undian resmi tidak pernah diumumkan melalui SMS, biasanya penyelenggara akan menghubungi kita langsung melalui telpon, dan tidak akan meminta bayaran apapun selain pajak, itupun harus setelah barang diterima.

  1. Penipuan Arisan Online

Saya sering mendapat undangan untuk arisan online seperti ini. Kita diminta menyetor uang pada beberapa nama, untuk selanjutnya kita diiming-imingi akan pula menerima uang dari orang-orang yang namanya ada di bawah kita. Bukannya saya su’udzon, tapi memang kenyataannya, walaupun secara teori bisa dilaksanakan, tapi siapa yang akan menjamin kita tidak akan ditipu mentah-mentah, sehingga uang yang kita setorkan tidak akan pernah kembali lagi? Ini bisa disebut sebagai crowd funding, dimana mereka berusaha mengumpulkan uang dari masyarakat dan setelah terkumpul dengan janji-janji gombalnya, maka selanjutnya mereka akan kabur membawa hasil jarahan mereka. Jadi, jangan percaya…!!! Mending uangnya Anda sumbangkan saja ke fakir miskin atau duafa lainnya, itu akan lebih bermanfaat dan berpahala.

  1. Penjualan Barang

Jangan tertipu oleh barang murah. Banyak website yang menjual barang dengan harga sangat miring, sehingga banyak yang tertipu dan tergiur untuk membelinya. Mereka menyerang sisi kelemahan kita, yaitu keserakahan. Melihat barang murah dan bayangan keuntungan di depan mata, tanpa pikir panjang, kita langsung order. Kita diminta transfer pembayarannya, dan setelah beberapa hari kita baru sadar bahwa kita ditipu, dan barang tidak pernah kita terima.

Jadi berhati-hatilah. Perhatikan beberapa hal yang mencurigakan, misalnya alamat kantor, reputasi penjual yang bisa kita lihat dari komen-komen yang ada, juga kewajarannya. Misal ada barang yang harganya lebih rendah sampai sekitar 50 persen atau lebih, dan Anda diminta untuk mengirim pembayarannya dulu, maka Anda wajib bertanya pada si penjual. Menggunakan rekening bersama adalah cara yang banyak digunakan saat ini, dimana kita menyetor uang ke pihak ketiga, dan setelah barang kita terima dan kita setuju, maka baru uang yang kita titipkan di penyelenggara rekening bersama tersebut dapat dicairkan.

  1. Produk MLM Internet

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan MLM di internet, tapi kadang iming-imingnya yang terlalu muluk, menjadikan ini tidak beda dengan penipuan-penipuan lainnya. Kita diminta untuk membayar biaya pendaftaran dengan jumlah yang lumayan, lalu kita dibuai dengan angan-angan bahwa apabila kita mengikuti program mereka, yang berbayar tadi, maka dengan hanya ongkang-ongkang kaki, kita bisa mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang fantastis dan waktu yang cepat. Semua ini hanya bohong belaka, begitu Anda membayar dan mengikuti program mereka, Anda baru akan melihat bahwa semua itu hanya rayuan supaya Anda mau membayar biaya pendaftaran, dan setelah itu, Anda akan diberi tugas dan cara-cara yang sebenarnya, yang tidak sesuai dengan angan-angan kita sebelumnya, yang ingin mendapatkan uang dengan mudah tanpa kerja. Jadi apabila Anda ingin mengikuti program MLM, siapkan mental Anda, bahwa Anda akan memerlukan effort yang besar untuk sukses, dan itu bukan hal yang mustahil, tergantung dari tekad Anda. Apabila Anda berpikir bahwa dengan mengikuti program mereka Anda akan tinggal ongkang-ongkang kaki saja untuk mendapatkan hasil yang besar, maka Anda telah tertipu.

  1. Program PTC (Paid to Click) Dibayar untuk meng-klik iklan

Program PTC sebenarnya bukan penipuan, tapi kecilnya point yang didapat, membuat kita seperti merasa ditipu. Kita ditipu secara waktu, karena imbalannya sangat-sangat kecil dan kadang tidak masuk akal. Kita memang dibuat supaya frustrasi, sampai akhirnya kita diberi alternatif untuk menyewa referal /grup orang-orang, agar jumlah click yang kita lakukan menjadi banyak. Namun kenyataannya,setelah kita membayar, ternyata orang-orang yang kita ‘sewa’ tadi tidak melakukan peng-klikan, sehingga akhirnya kita juga termasuk kategori ditirpu.

Demikianlah macam-macam penipuan melalui media internet yang bisa saya share saat ini. Apabila Anda ingin mencari uang di internet, saya menyarankan Anda mengikuti program Paid Survey, dari panel yang saya rekomendasikan di posting-posting saya lainnya. Survey pun ada yang penipuan, untuk itu pilihlah survey yang dilakukan oleh panel yang yang dapat dipercaya, seperti yang saya rekomendasikan di bawah ini.

PanelPlace - Make Money from Paid Surveys

Terima kasih, dan selamat berbisnis.

 

BERSAMBUNG

women-cash

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s