ADA APA DENGAN BISNIS MLM

Semua orang pasti di kolong jagat ini, pasti semua sudah mengenal  yang namanya MLM. MLM atau Multi Level Marketing atau juga Mu Lut ke Mulut, merupakan terobosan hebat di dunia marketing ataupun penjualan. Dengan tingkat populasi yang tinggi, tingkat pengetahuan serta teknologi yang ada menjadikan MLM sebuah fenomena dan trend baru dalam bidang penjualan. Semua bisnis pada dasarnya menjual, jadi jualan adalah satu-satunya cara kalau kita ingin usaha kita berkembang dan menguntungkan.

Mengapa MLM?

Banyak orang yang kadang alergi terhadap apa yang disebut MLM, mereka banyak yang salah paham antara MLM dan Door to Door, walaupun jualan Door to Door juga bukan sesuatu yang buruk. Namanya jualan tidak ada yang buruk, masih banyak orang yang melakukan pekerjaan lebih memalukan seperti koruptor, pengemis, perampok, maling, dan penjahat lainnya, itulah pekerjaan yang kotor. Usaha MLM ataupun Door to Door Sales jauh lebih mulia dari itu semua. Nah, mengapa MLM, dengan perkembangan teknologi serta informasi utamanya internet, maka promosi suatu produk tidak harus dilakukan dengan memasang iklan di TV ataupun baliho yang besar di pinggir jalan, ada cara lain yaitu dari mulut ke mulut. Dengan MLM, biaya promosi bisa dipangkas habis, dan dialihkan untuk bonus para anggota MLM itu sendiri. Hal ini lebih efektif dan menguntungkan bagi semua pihak. Produsen bisa meningkatkan penjualannya, sementara kita atau semua orang bisa menjadi ikut meraup keuntungan dengan menjadi agen penjualan dari produk tersebut. Kita bisa menjual barang-barang tersebut secara retail ataupun dengan metode MLM ini, yang ternyata jauh lebih efektif dan menguntungkan serta menjanjikan penghasilan terus menerus di masa depan. Apabila kita berjualan secara retail, maka kita hanya akan mendapatkan keuntungan saat kita melakukan penjualan, sedangkan apabila kita tidak melakukan penjualan, maka tentu saja tidak ada keuntungan yang kita terima. Dengan MLM, kita mengajak teman-teman kita untuk berjualan produk secara bersama-sama, sehingga, siapapun yang melakukan penjualan maka orang-orang dalam grup ini bisa mendapatkan komisi secara tidak langsung dari penjualan tersebut. Apakah ini piramida? Tergantunga dari cara kita memandang, dan memang ini piramida walau kadang banyak dari mereka yang membantahnya. Tapi, apa salahnya dengan piramida, semua juga dalam kehidupan nyata seperti itu. Tapi dengan sistem yang baik, seperti banyak dari perusahaan MLM telah bangun sistemnya, maka piramida ini tidak seperti piramida buta. Piramida sistem yang baik, hanya akan berhasil bagi mereka yang bekerja keras, dan bisa membawa bawahan mereka untuk maju. Menurut saya itu adalah sesuatu yang wajar, karena siapapun yang bekerja lebih keras, haruslah mendapatkan sesuatu yang lebih, dan itu baru bisa dikatakan adil. Adil bukan hanya sama rata, tapi sesuai dengan proporsinya.

Masa depan MLM

Kita tidak bisa menanyakan, bagaimana masa depan MLM, karena MLM ada masa depan itu. Benar, beberapa tahun lagi, saya yakin, dengan keterbukaan informasi, terutama internet, semua penjualan akan di dominasi oleh cara MLM. Karene ini merupakan cara yang paling efektif, ketimbang membuka counter atau memasang iklan-iklan untuk produk mereka. Cara ini juga efektif, karena setiap individu yang terlibat didalamnya akan merasa memiliki dan berusaha memajukan perusahaan tersebut, agar tentu saja mereka nantinya akan ikut terdongkrak kesejahteraannya. Tapi jangan salah. MLM dan barang atau produk yang dijual biasanya tidak ada hubungan. Seperi contohnya Network21 yang membawa produk AMWAY, mereka tidak ada hubungan langsung dengan AMWAY. Bahkan banyak dan boleh juga kalau kita mau menjual produk tersebut dengan cara kita sendiri, eceran, dalam toko, atau kredit, AMWAY tidak akan melarang, karena MLM itu sistemnya, bukan produknya. Ibaratnya kita jualan permen, mau di kios, asongan, toko, supermarket, kantin, dan lain-lain, kita tidak ada hubungan langsung dengan perusahaan permen yang kita jual. Mungkin kita bisa mengajak teman-teman kita untuk ikutan berjualan permen kita dari teman ke teman lalu untungnya kita bagi bersama-sama, itu namanya MLM. Jadi semua barang atau produk tidak terpengaruh oleh cara kita memasarkan, namun perusahaan tentu akan dengan senang menerima apabila produknya dipasarkan melalui MLM, untuk itu maka perusahaan pastinya akan menyisihkan keuntungan untuk anggota MLM yang telah memasarkan produknya tersebut atau disebut juga mutualisme, yaitu sesuatu hal yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Kenapa harus MLM?

Tidak ada yangmengharuskan, tapi kenapa tidak? Bayangkan kalau kita ingin membuka suatu toko, berapa investasi yang harus kita keluarkan. Menyewa toko, membeli peralatan toko, etalase, promosi, gaji pegawai, listrik, dan lain-lain, tentu hal ini sudah memakan biaya yang cukup besar. Belum lagi resiko apabila barang tidak laku, kadaluarsa, cacat, dan lain sebagainya, itu jadi tambahan beban resiko bagi kita. Untuk itu, dengan MLM maka beban dan resiko seperti itu tidak perlu terjadi, karena dengan MLM kita tidak memerlukan tempat usaha apalagi pegawai, kita tinggal bergabung dan bisa membuka bisnis kita segera. Modal bisa disesuaikan dengan kemampuan kita, dan MLM yang baik tidak akan mengajarkan kita untuk mengeluarkan modal terlalu besar. Ciri-ciri MLM yang baik : tidak memerlukan modal besar, tidak menjual produk yang tidak bagus, tidak mengajarkan anggotanya untuk investasi besar-besaran, tidak mengajarkan anggotanya terlibat masalah hutang. Untuk itu, bagi yang tidak punya banyak modal, namun punya impian untuk sukses, MLM bisa menjadi satu alternatif untuk dicoba. Jangan kaget bila Anda menemukan banyak orang yang kaya raya dari bisnis model MLM ini, tapi jangan juga kecil hati apabila menemukan lebih banyak orang yang gagal dalam bisnis ini. Bisnis ini bukan masalah kita harus pintar, tapi bisnis MLM adalah bisnis pergaulan, apabila Anda punya banyak teman, dan pandai bersosialisasi, maka bisnis ini sangat cocok buat Anda coba.

Jenis-jenis MLM

Seperti juga di bisnis-bisnis lain, bisnis inipun penuh dengan trik-trik bahkan tipu-tipu dari para pelakunya, atau oknum-oknumnya. Setelah saya perhatikan, ada 2 jenis MLM, yaitu :

  1. MLM Menjual Produk
  2. MLM Tanpa Produk

Yang pertama, MLM Menjual produk, MLM ini mengajak anggotanya untuk bergabung dengan melakukan pendaftaran, dan nantinya membeli suatu produk, baik itu untuk dipakai sendiri, atau untuk dijual lagi. Jenis ini contohnya adalah, AMWAY, 4lifetranfer, CNI (dulu), Oriflame, dan lain-lain. Di sini kita dituntut untuk mencapai target tertentu, baik secara individu maupun grup, agar dapat mencapai jumlah yang disyaratkan untuk mendapatkan laba.

Yang kedua, ML Tanpa Produk, MLM tipe ini adalah MLM yang cara beroperasinya dengan merekrut anggota-anggota baru, dan mengenakan biaya pendaftaran. Walau kadang ada produk yang disisipkan dalam kegiatan mereka, tapi produk itu tidak produk yang spesifik dan lebih sebagai pelengkap saja, agar seperti menjual produk. Bisnis ini memilii resiko dan peluang yang tinggi. Resiko tinggi, karena Anda tidak mendapatkan apa-apa saat mendaftar, sehingga cenderung MLM seperti ini tidak mempunyai asset yang jelas, hanya sekumpulan orang-orang saja. Keuntungan lebih besar, karena setiap ada anggota yang masuk, otomatis kita mendapat bagian secara persentasi,  seperti member get member. Dan uang itu langsung ditambahkan pada rekening kita, sehingga tampak menarik. MLM seperti ini misalnya seperti ENIMART, dan beberapa lainnya yang saya lupa.

Kalau dilihat dari kedua jenis MLM tersebut, maka bisa saya simpulkan, bahwa MLM yang benar-benar MLM adalah MLM yang menjual produk, karena Anda benar-benar bekerja, dengan menjual produk tersebut, dengan sistem MLM. Tapi keuntungan yang Anda dapat, benar-benar dari penjualan Anda maupun grup Anda, sehingga benar-benar murni keuntungan penjualan.

Sedangkan MLM jenis kedua, yang tanpa produk, menurut saya lebih cenderung ke crow funding, pengumpulan dana, alih-alih member get member, mereka cenderung victim get victim. Kenapa? Karena mereka tidak punya produk, mereka hanya mencari anggota untuk bergabung, untuk mengajak orang-orang lainnya lagi untuk bergabung. Dan keuntungan yang diperoleh atau dibagikan, ya dari uang pendaftaran anggota-aggota baru itu. Ini jelas beresiko, karena, apabila tidak ada lagi rekrutan baru, maka yang terakhir mendaftar hanya akan makan angin saja. Selain itu, jenis ini lebih cenderung bersifat seperti menipu, merayu orang-orang dengan mimpi-mimpi. Memang benar, banyak orang yang berhasil mendapatkan banyak uang, tapi jelas, yang mereka jual hanya omongan, sambil mencari lagi korban selanjutnya, benar-benar bukan usaha yang baik menurut saya.

MLM On Line

Dengan semakin mudahnya internet di akses, maka semakin banyak pula pelaku termasuk oknum-oknum pelaku bisnis MLM, memasarkan produknya di internet. Tapi bisa kita amati, bahwa hamper 99%, semua bersifat “menipu”, dan cenderung menjadi tipe MLM yang kedua. Mereka menipu dengan cara merayu, member bukti atau testimonial palsu, agar bisa mendapatkan korban baru. Misal Anda mendaftar di salah satu web yang menawarkan Anda kekayaan dalam jumlah besar dalam waktu dekat, janganlah langsung percaya. Itu adalah perangkat supaya kita bisa masuk dalam jebakannya. Perangkap itu memanfaatkan salah satu naluri manusia.. keserakahan.

Di web scam seperti itu, biasanya akan ditampilan testimoni-testimoni orang-orang yang telah berhasil, rekening tabungan, dan lain-lain yang membuat kita yakin untuk bergabung. Setelah kita bergabung , apa yang kita dapat? Persis seperti apa yang didapat orang sebelum Anda. Cara-cara untuk merayu orang untuk menjadi anggota di bawah Anda. Jadi ini benar-benar victim get victim, dan saya yakin, Anda tidak mau mencari uang dengan cara seperti ini. Banyak orang yang berhasil dengan cara seperti ini, tapi apakah Anda mau dan berani memandang mata anak Anda, jika ditanya darimana Anda mendapatkan keuntungan ini???

Nanti akan saya sambung lagi.

 

 

2 thoughts on “ADA APA DENGAN BISNIS MLM

  1. Setelah melihat video ini

    anda akan sadar betapa sadisnya sistem ekonomi saat ini!!
    Orang luar negeri aja mengerti kalo riba itu membuat orang kaya MAKIN KAYA dan yg miskin MAKIN MISKIN..
    Merinding lihat videonya hahaa

    yang belum tahu apa itu MMM silahkan join dan pelajari sebuah komunitas saling membantu ini:
    http://mmmindonesia.info/?id=vrian

    MMM bukan MLM bukan juga BISNIS
    MMM adalah sistem ekonomi Manusi Membantu Manusia
    Long life MMM

    • Seperti yang sudah saya uraikan di artikel saya, maka ini termasuk bisnis MLM tanpa produk, yang artinya beresiko tinggi. Semua bisnis pasti proposalnya bagus, karena semua bisnis memang pada dasarnya bagus, yang jelek itu manusia atau oknum-oknumnya. Semua proposal penipuan juga semua bagus, karena kalau tidak bagus tidak mungkin ada yang tertipu. Sesuai dengan artikel dan pengamatan saya, bisnis ini berciri-ciri SCAM. Ingat… tidak ada bisnis tanpa produk, kecuali bisnis penipuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s